Sekitar dua minggu lalu, saya dan beberapa teman bereksplorasi ke Waduk Sempor yang letaknya masih satu Kabupaten dengan saya, mereka adalah Wawan dan Abdi. Dari yang biasanya hanya eksplor makanan dan memandangi waduk dari kejauhan, kali ini kami ingin eksplor lebih dekat.
Tujuan kami adalah untuk menikmati sunset di Waduk Sempor. Waduk Sempor terletak di Desa Sempor Kecamatan Sempor, jaraknya sekitar 6 km dari pasar Wonokriyo yang ada di Kota Gombong. Kebetulan musim ini adalah musim kemarau yang cocok banget buat berburu sunset karena langit sering cerah. Ya, menikmati hal-hal sederhana lah, sekedar mengagumi alam sekitar, dan yang paling nggak boleh ketinggalan adalah cari kuliner di sana yaitu Mendoan Sempor.
Sebelum pergi ke Waduk Sempor, saya ke rumah Wawan dulu buat jemput dia yang jaraknya cuma beberapa rumah alias tetangga hahaha.
Sebelumnya Abdi sudah stay dari tadi di deket rumah Wawan, cuma dia nggak tau rumahnya di mana, Abdi memang bukan orang sini karena beda kecamatan. Kita dulu satu sekolah waktu SMP. Kalau Wawan... sebenernya dia orang asli sini, tapi sejak SD dia pindah ikut orang tua ke Jakarta. Nih orangnya yang ada di postingan ini!
Setelah jemput-jemputan kami langsung berangkat naik motor. Di jalan, saya bonceng Wawan. Kalau sama dia obrolannya pasti ada aja, kebanyakan nostalgia. Itu karena masa kecil dia tumbuh di kampung kami. Liat ini itu selalu aja dikait-kaitkan sama masa lalu, hahaha. Apalagi di perjalanan ke Waduk Sempor ini pemandangannya asri dan sejuk. Makin menjadi-jadi obrolan di atas motor.
Kalau Abdi naik motor sendiri, nggak tau dia ngomong sendiri apa nggak. Kalau saya sih kadang-kadang ngomong sendiri secara random tidak jelas kalau lagi naik motor. Kalian suka gitu juga nggak sih?
Singkat cerita, kami bertiga akhirnya sampai di lokasi Waduk Sempor dengan selamat. Dari kejauhan kami udah siap dihadang di pintu masuk. Iya iya, kita mau bayar kok, santai aja mas. Batin saya dari kejauhan.
| Wawan - Amir - Abdi |
Di waduk nggak terlalu ramai, hanya ada beberapa kelompok pengunjung. Mata kami langsung tertuju pada sebuah gundukan besar yang membentuk sebuah pulau kecil di dalam danau, lengkap dengan rerumputan yang eskotis. Kami langsung turun untuk menyeberang ke pulau itu dengan sedikit trekking dan melewati tanah lumpur yang kering akibat air surut.
![]() |
| Menuju pulau kecil di depan |
Pulau kecil ini dulu sebenarnya adalah puncak bukit di sekitar lembah sungai, sebelum akhirnya dibendung membentuk danau dengan sisa puncak bukit yang membentuk sebuah pulau kecil.
![]() |
| Menjelang Sunset di Waduk Sempor |
Dari pulau ini, kita bisa melihat arah sunset dengan spot terbaik. Pemandangan hamparan air berpadu cantik dengan siluet perbukitan. eaaa. Udara yang hangat dan angin sepoi-sepoi ikut menyempurnakan perjalanan singkat kami hari ini. Jujur, ini adalah pengalaman menikmati sunset terindah yang pernah saya lihat sejauh ini.
![]() |
| CEO yang menyamar |








Kebayang cantiiiiik view nya mas. Apalagi di saat sunset begitu 😍😍. Belum pernah ke waduk Sempor ini, walau namanya pernah dengar. Betah pasti duduk2 lama di sana menunggu sunset sambil banyak ambil foto
BalasHapusKomentarnya dong. Kamu juga bisa komentar anonymously.